Rayap, si kecil perusak yang seringkali membuat pemilik rumah pusing tujuh keliling. Serangga ini memang terkenal dengan kemampuannya merusak struktur kayu, furnitur, bahkan dokumen penting.
Kehadirannya di rumah tentu sangat mengganggu dan meresahkan. Namun, jangan khawatir! Ada berbagai cara efektif untuk membasmi rayap dan melindungi rumah Anda dari kerusakan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 cara mengusir rayap di rumah yang paling efektif, mulai dari cara alami hingga penggunaan bahan kimia. Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Kenali Dulu Jenis Rayapnya
Sebelum memulai tindakan pengusiran, baiknya kita cari tahu terlebih dahulu mengenai jenis rayap yang biasa menyerang rumah. Secara umum, ada tiga macam rayap yang sering ditemukan di Indonesia:
Rayap Tanah (Subterranean Termites)
Jenis rayap ini hidup di dalam tanah dan membuat terowongan untuk mencapai sumber makanan. Mereka sangat merusak struktur kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah.
Rayap Kayu Kering (Drywood Termites)
Rayap ini hidup di dalam kayu kering dan tidak memerlukan kelembapan tinggi. Mereka sering ditemukan di furnitur, kusen, dan rangka atap.
Rayap Kayu Lembap (Dampwood Termites)
Rayap ini membutuhkan kayu yang lembap atau lapuk untuk hidup. Mereka sering ditemukan di area yang lembap, seperti kamar mandi atau area yang bocor.
Dengan mengetahui jenis-jenis rayap yang menyerang, kita dapat memilih metode pengusiran yang paling tepat.
9 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Alami
Memilih cara alami membasmi rayap menawarkan sejumlah keuntungan dibandingkan metode kimia. Cara ini dipandang lebih aman bagi kesehatan manusia karena menghindari risiko paparan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi pernapasan, alergi, atau bahkan keracunan.
Selain ini cara ini umumnya lebih ekonomis karena bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan di rumah atau dengan harga terjangkau.
1. Sinar Matahari
Cara pertama yang efektif untuk membasmi rayap adalah menggunakan bantuan cahaya matahari. Rayap membutuhkan kelembapan untuk bertahan hidup, tubuh mereka lunak dan mudah kehilangan cairan. Lingkungan yang lembap merupakan area yang disukai rayap karena akan membantu menjaga hidrasi.
Paparan sinar matahari langsung dapat menyebabkan rayap kehilangan cairan dengan cepat dan akhirnya mati karena dehidrasi. Jika ada perabotan kayu yang terserang rayap, bawa keluar dan letakkan di bawah sinar matahari selama beberapa jam. Lakukan ini secara rutin untuk hasil yang optimal.
2. Tanah Diatom (Diatomaceous Earth/DE)
Tanah diatom merupakan serbuk halus yang terbuat dari fosil alga. Teksturnya yang abrasif dapat merusak lapisan lilin pada tubuh rayap, menyebabkan mereka dehidrasi dan mati.
Taburkan tanah diatom di area yang sering dilalui rayap, seperti di sekitar fondasi, retakan dinding, atau di bawah perabotan kayu. Anda juga bisa mencampurkan tanah tersebut dengan air dan aplikasikan ke permukaan yang dihinggapi rayap menggunakan kuas cat. Pastikan Anda menggunakan food grade diatomaceous earth yang aman.
3. Cuka
Cuka memiliki kandungan asam yang dapat mematikan rayap. Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama.
Masukkan campuran tersebut ke dalam botol semprot, lalu semprotkan langsung ke sarang rayap atau ke area yang terdapat rayap. Anda juga bisa merendam kain lap dengan larutan cuka dan meletakkannya di area yang terinfestasi rayap.
4. Minyak Jeruk
Minyak ini mengandung d-limonene, senyawa yang berasal dari kulit buah jeruk. Senyawa tersebut akan membunuh rayap karena dapat membuat exoskeleton-nya larut.
Semprotkan minyak tersebut langsung ke rayap atau area yang terkena serangan. Perlu diingat, minyak ini bisa meninggalkan noda pada beberapa permukaan, jadi lakukan uji coba di area kecil terlebih dahulu.
5. Daun Salam dan Kemangi
Rayap tidak menyukai aroma menyengat dari daun salam dan kemangi. Daun salam memiliki kandungan minyak atsiri yang dapat mengganggu sistem pernapasan rayap sekaligus menurunkan nafsu makannya. Bahkan, air rebusan daun salam dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami untuk membasmi rayap.
Untuk mengusir rayap, letakkan beberapa lembar daun salam atau kemangi di tempat-tempat yang sering dilalui rayap, misalnya di dalam lemari, rak buku, atau di bawah perabotan kayu. Dengan demikian, area tersebut akan terlindungi dari serbuan rayap.
6. Garam
Garam dapur yang mudah didapatkan ternyata juga ampuh membasmi serangan rayap. Campurkan garam dengan air, lalu semprotkan larutan garam tersebut ke area yang terinfestasi rayap. Kandungan natrium dalam garam dapat mengganggu sistem saraf rayap.
7. Air Sabun
Campuran air dan sabun cuci piring juga bisa digunakan untuk membasmi rayap. Semprotkan larutan ini langsung ke rayap. Sabun akan menyumbat pori-pori pernapasan rayap dan menyebabkan mereka mati lemas.
8. Nematoda Parasit
Nematoda adalah cacing mikroskopis yang dapat menginfeksi dan membunuh rayap. Anda bisa membeli nematoda parasit di toko pertanian atau toko online.
Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara mencampurkan air dingin dan tanah pot, kemudian semprot larutan tersebut ke area yang terinfeksi rayap. Atau ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan untuk hasil yang optimal.
9. Air Cucian Beras
Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang secara pasti membuktikan efektivitas air cucian beras dalam membasmi rayap, ada beberapa kemungkinan mengapa metode ini dipercaya ampuh.
Air cucian beras mengandung pati yang mungkin mengganggu rayap. Beberapa orang percaya bahwa pati tersebut dapat menyumbat pori-pori pernapasan rayap atau membuat lingkungan di sekitar rayap menjadi tidak nyaman.
Selain itu, aroma air cucian beras yang agak asam mungkin tidak disukai oleh rayap, sehingga mereka cenderung menghindarinya.
Apa Penyebab Banyak Rayap di Rumah?
Banyaknya rayap di rumah disebabkan oleh beberapa faktor utama, antara lain kelembapan tinggi yang digemari rayap untuk hidup dan bersarang, ketersediaan sumber makanan berupa kayu, kontak langsung kayu dengan tanah yang memudahkan akses rayap.
Selain itu, iklim yang mendukung perkembangbiakan rayap, serta kurangnya perawatan dan inspeksi rumah dapat mengakibatkan keberadaan rayap terlambat disadari.
Selain itu, kemunculan laron, terowongan lumpur, dan bunyi kopong pada kayu juga menjadi indikasi adanya serangan rayap. Mencegah munculnya hama rayap dapat dilakukan dengan menjaga ventilasi, memperbaiki kebocoran, menjauhkan kayu dari tanah, rutin memeriksa rumah, dan membuang sisa kayu.
Demikian tips menghilangkan rayap pada hunian Anda dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah. Baca seputar tips properti lainnya di grandalmasresidence.com.